Profile Facebook Twitter My Space Friendster Friendfeed You Tube
Kompas Tempo Detiknews
Google Yahoo MSN
Blue Sky Simple News Simple News R.1 Simple News R.2 Simple News R.3 Simple News R.4

Translate

English French German Spain

Italian Dutch Russian Brazil

Japanese Korean Arabic Chinese Simplified
Translate Widget by Google
Tampilkan postingan dengan label tugas isd. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label tugas isd. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 14 Januari 2012

Apa itu Diskriminasi dan Etnosentrisme?

Diskriminasi dan etnosentrisme
Diskriminasi merujuk kepada pelayanan yang tidak adil terhadap individu tertentu, di mana layanan ini dibuat berdasarkan karakteristik yang diwakili oleh individu tersebut. Diskriminasi merupakan suatu kejadian yang biasa dijumpai dalam masyarakat manusia, ini disebabkan karena kecenderungan manusian untuk membeda-bedakan yang lain.

• Diskriminasi langsung, terjadi saat hukum, peraturan atau kebijakan jelas-jelas menyebutkan karakteristik tertentu, seperti jenis kelamin, ras, dan sebagainya, dan menghambat adanya peluang yang sama.
• Diskriminasi tidak langsung, terjadi saat peraturan yang bersifat netral menjadi diskriminatif saat diterapkan di lapangan.
Etnosentrisme adalah kecenderungan untuk melihat dunia hanya melalui sudut pandang budaya sendiri, maksudnya Etnosentrisme yaitu suatu kecendrungan yang menganggap nilai-nilai dan norma-norma kebudayaannya sendiri sebagai suatu yang prima, terbaik, mutlak, dan dipergunakannya tolak ukur untuk menilai dan membedakannya dengan kebudayaan lain.

Etnosentrime
Etnosentrisme cenderung memandang rendah orang-orang yang dianggap asing, etnosentrisme memandang dan mengukur budaya asing dengan budayanya sendiri. “ ( The Random House Dictionary ).
Etnosentrisme memiliki dua tipe yang satu sama lain saling berlawanan, yakni :
Tipe pertama adalah etnosentrisme fleksibel.
œ
Seseorang yang memiliki etnosentrisme ini dapat belajar cara-cara meletakkan etnosentrisme dan persepsi mereka secara tepat dan bereaksi terhadap suatu realitas didasarkan pada cara pandang budaya mereka serta menafsirkan perilaku orang lain berdasarkan latar belakang budayanya.

Tipe kedua adalah etnosentrisme infleksibel.œ
Etnosentrisme ini dicirikan dengan ketidakmampuan untuk keluar dari perspektif yang dimiliki atau hanya bisa memahami sesuatu berdasarkan perspektif yang dimiliki dan tidak mampu memahami perilaku orang lain berdasarkan latar belakang budayanya.
Kesimpulannya di Indonesia banyak tejadi hal – hal seperti di atas, hal itu dikarenakan beberapa faktor, antara lain perbedaan agama, budaya, keyakinan, dan lainnya. Untuk menghindari hal tersebut dirasa sulit sebab kurangnya wadah untuk menampung hal tersebut, misalnya kurangnya hubungan antar kelompok, kurangnya sosialisasi, dan yang terpenting adalah kurangnya kesadaran dari diri sendiri, apabila hal itu dapat dilakukan niscaya hal – hal diatas tidak akan tumbuh.

Etnosentrisme mungkin memiliki daya tarik karena faham tersebut mengukuhkan kembali “keanggotaan” seseorang dalam kelompok sambil memberikan penjelasan sederhana yang cukup menyenangkan tentang gejala sosial yang pelik. Kalangan kolot, yang terasing dari masyarakat, yang kurang berpendidikan, dan yang secara politis konservatif bisa saja bersikap etnosentris, tetapi juga kaum muda, kaum yang berpendidikan baik, yang bepergian jauh, yang berhaluan politik “kiri” dan yang kaya [Ray, 1971; Wilson et al, 1976]. Masih dapat diperdebatkan apakah ada suatu variasi yang signifikan, berdasarkan latar belakang sosial atau jenis kepribadian, dalam kadar etnosentris seseorang.


Read More …

IPTEK

Saya akan membahas sedikit tentang Ilmu pengetahuan, Teknologi dan Kemiskinan Prasangka, Diskriminasi, dan Etnosentrisme.
                Di era modern zaman sekarang ilmu pengetahuan atau dapat di singkat IPTEK sudah sangat maju bahkan bukan 1 tahun atau 2 tahun sekarang 1 bulan pun teknologi sudah ada yang baru atau mengupdate lebih baik lagi dari yang terdahulu meskipun itu hanya berjarak beberapa bulan saja, yang sehingga kita sebagai penikmat sekaligus pengguna dari teknologi ini harus terus mengikuti perkembangan dari setiap teknologi hal ini timbul dampak-dampak yang terjadi dalam IPTEK baik itu dampak positif atau negatif.
                Dari dampak-dampak itu kita akan membahas dampak positif dari IPTEK. Jika kita lihat cukup banyak dampok positif dari Iptek seperti lebih efesien waktu dan cepat dalam mengerjakan tugas jika kita memanfaatkan teknologi dengan baik dan juga d jaman sekerang tekanan bisnis semakin cepat dengan adanya IPTEk ini dapat menyeimbangkan dengan keadaan atau kondisi perekonomian di dunia dan juga dengan acepat untuk adanya IPTEK kita dngan mudah dan cepat untuk mengakses dan mendownload sebuah file dll.
                Namun demikan dari dampak positif di atas pasti memiliki dampak negatif dari kemajuan IPTEK, seperti banyak situs-situs yang tidak berpndidikan dan sangat mudah untuk mengakses dan mendownload situs itu dan juga semakin berkembangnya teknologi yang tidak beraturan yang membuat kita sebagai pengguna bingung untuk memilih atau mengunakan teknologi apa karena perkembangan teknologi sangat cepat sehingga kita sebagai pengguna sulit untuk mengikuti perkembangan teknologi.

                Untuk meminimalisir dampak negatif seperti yang ada di atas sebagian negara memiliki sistem keamanan dan juga aturan-tertentu seperti misalnya d negara kita agar situs-situs yang tidak seharusnya ada mereka meblokir jika pun masih ada pemerintah di Indonesia telah membuat UUD tenteng pornografi dan pornoaksi sehinngga jika terjadi pelanggaran maka  akan dekenakan sanksi dan kurungan.


Read More …

Diskriminasi dan Etnosentrime di dalam masyarakat

Diskriminasi dan Etnosentrime di dalam masyarakat

            Di dalam masyrakat kita pasti sering terjadi yang namanya diskriminasi dan etnosentrime
dan itu pun pasti rata-rata  semua mengalami hal itu. Di dalam masyrakat diskriminasi biasa terjadi pada masyrakat yang kurang mampu terjadi perbedaan yang sehingga dari pelayanan pun di bedakan malah cenderung sangat tidak dilihat, sementara masyrakat kalngan atas begitu di perhatikan dan pelayanan yang di berikan pun sangat baik.

            Sementara etnosentrime adalah  cenderung memandang rendah orang-orang yang dianggap asing, etnosentrisme memandang dan mengukur budaya asing dengan budayanya sendiri, di dalam masyarakat pun juga sudah bnyak terjadi etnosentrime dengan memandang rendah segala sesuatu yang di anggap masyrakat itu asing, padahal dalam aslinya tidak sebegitu buruknya.

Meminimalisir terjadi ketegangan sosial dan pertentangan
Di dalam kehidupan baik itu di pemerintahan atau di dalam masyrakat sering terjadi pertentngan dan ketengangan sosial yang sehingga jika sudah tidak terkendali timbulnya pertengkran jika lebih parahnya lagy malah akan timbul korban. Maka dari itu kita harus meminimalisir sekecil mungkin agar ketengangan sosial dan pertentangan tidak sampai menimbulkan korban.
            Caranya,:
1.       Jika terjadi pertentangan maka kita harus menjadi penengah dari pertentangan itu agar tidak terjadi pertengkaran lebih lanjut.
2.       Di adakannya musyawarah secara terbuka dan transparan agar masyrakat sendiri tau dan mengerti sehingga dapat mngurangi ketegangan sosial.
3.       Jika di dalam musywarah terjadi pertentangan maka kita harus menentukan sikap dengan cara di adakannya semcam polling siapa yang setuju dan tidak setuju.
Dengan cara seperti itu kemungkinan terjadi ketegangan sosial dan pertentangan agak sedikt bisa di minimalisir.

Read More …
Organisasi RISBA
                Risba adalah organisasi islam di sekolah sma saya saya mengikuti organisasi ini dengan harapan agar pengetahuan islam saya semakin meningkat dan lebih mengerti tentang islam itu tidak sebegitu sulit yang orang-orang pikirkan.
                Dalam organisasi saya setiap ada peringatan hari kebesaran islam selalu di adakan acara baik itu di dalam sekolah atauun diluar sekolah yang sehingga masyrakat lebih mngenal bahwa organisasi islam di sekolah saya baik dan bisa sangat membantu bagi masyrakat semua dengan memeberikan sembako mengdakan pengobatan gratis, pembagian daging kurban dll.
                Dalam hal warga negara di indonesia ini yang mayoritas dan uamt islam terbanyak di dunia kita bisa mmperkenalkan islam itu indah meskipun sekarang sudah banyak aliran-alran tapi tetap sama, yang lebih penting 5,6,1 (iman,islam,dan ikhsan).

Berikut foto”kegiatan-kegiatan yang saya lakukan dalam organisasi di dalam risba..




Read More …

Rabu, 11 Januari 2012

contoh masyarakat perkotaan dan pedesaan

         masyarakat perkotaan rata-rata sangat kurang sekali dalam hal pelapisan sosial karena dari rumah saja kita bisa lihat saja contohnya rumah di jakarta rata-rata berukuran tinggi-tinggi dan apalagi pagarnya yang mnjulang begitu tinggi.

       sementara masyrakat pedesaan kebalikan dari masyrakat perkotaan yaitu sangat baik dalam pelapisan sosial dari silaturahmi dan masyrakat sangat baik dari segi rumah pun sangat sederhana dan dari musywarahnya pun sangat baik berikut adalah gambar perbandingan antra masyrakat perkotaan dan pedesaan




dari gambar pertama sudah terlihat bahwa rumah perkotaan sangat mewah dan pelapisan sosial pun sangat kurang sementara gambar kedua itu gambaran masyrakat pedesaan kebalikan dari masyrakat perkotaan sehinnga dapat d simpulkan bahwa pelapisan sosila yang paling baik adalah di pedesaan

Read More …

Jumat, 30 Desember 2011

Pelapisan Sosial dan Kesamaan Derajat Masyarakat Perkotaan dan Masyarakat

Saya akan membahas sedikit tentang pelapisan sosial dan Derajat masyrakat perkotan dan pedesan

Masyarakat terbentuk dari individu-individu. Individu-individu yang terdiri dari berbagai  latar belakang tentu akan membentuk suatu masyarakat heterogen yang terdiri dari kelompok-kelompok sosial. Dengan terjadinya kelompok sosial itu maka terbentuklah suatu pelapisan masyarakat atau masyarakat yang berstrata. Hal ini dikenal dengan nama Pelapisan Sosial ‘ Social Stratification ‘.

Kata stratification berasal dari kata stratum, jamaknya strata yang berarti lapisan. Menurut Pitirim A. Sorokin, pelapisan sosial adalah pembedaan penduduk atau masyarakat ke dalam kelas-kelas secara bertingkat atau hierarkis. Hal tersebut dapat kita ketahui adanya kelas-kelas tinggi dan kelas-kelas yang lebih rendah dalam masyarakat.

Pelapisan sosial merupakan gejala yang bersifat universal. Kapan pun dan di dalam masyarakat mana pun, pelapisan sosial selalu ada. Selo Soemardjan dan Soelaiman Soemardi menyebut bahwa selama dalam masyarakat ada sesuatu yang dihargai, maka dengan sendirinya pelapisan sosial terjadi. Sesuatu yang dihargai dalam masyarakat bisa berupa harta kekayaan, ilmu pengetahuan, atau kekuasaan.

Selain itu, dari segi tuntutan / kebutuhan masyarakat, menjadi pemicu terjadinya pelapisan sosial. Adanya tujuan bersama yang ingin dicapai dalam suatu kelompok / masyarakat, menutut adanya pelapisan sosial. Misalnya suatu masyarakat menginginkan lingkungan yang aman, damai, dan tentram, maka perlu adanya pemimpin dalam masyarakat tersebut sehingga dibentuklah ketua RT, RW, dan lain-lain. Hal ini merupakan suatu bentuk pelapisan sosial yang berdasarkan jabatan. Namun, di dalam system ini, ditentukan secara jelas dan tegas pembagian wewenang dan kekuasaan yang diberikan kepada masing – masing lapisan, dalam hal ini jabatan. Dengan demikian, dapat terwujudnya keteraturan interaksi dalam masyarakat.

Teori pelapisan sosial mengemukakan bahwa suatu bentuk / wujud pelapisan sosial ini adalah terbentuknya masyarakat yang berkelas – kelas. Lapisan tersebut didasarkan pada jabatan, kekayaan, ilmu pengetahuan dan kekuasaan.  Adapun lapisan masyarakat itu adalah :
a.       Masyarakat atas (upper class)
b.      Masyarakat menengah (middle class)
c.       Masyarakat bawah (low class)

Jika ditinjau dari segi teoritis, pelapisan sosial ini diperlukan dalam masyarakat karena memiliki dampak – dampak positif bagi masyarakatnya. Namun hal ini, hanya berlaku bagi pelapisan sosial yang terbentuk dengan sengaja dengan maksud untuk mencapai tujuan bersama. Adanya lapisan – lapisan masyarakat yang jelas wewenang dan kekuasaannya, menjadi pendukung terbentuknya masyarakat madani. Masyarakat madani adalah sekelompok individu yang sadar dan taat pada hukum, mengerti dan memenuhi kewajiban da haknya sebagai bagian dari individu lain. Tentunya terbentuknya masyarakat madani ini, dapat membantu perkembangan negara kita. Selain itu, individu yang berada dalam suatu kelas  lapisan akan memiliki daya saing / kompetitif tinggi karena pada hakikatnya seorang individu berkeinginan untuk menjadi unggul diantara yang lainnya. Hal positif lain yang didapat dari adanya lapisan sosial ini setiap individu dapat mengembangkan potensinya dengan dasar keinginan untuk berpindah ke lapisan yang lebih atas.

Namun dampak positif tersebut hanya dapat terwujud jika pelapisan sosial tersebut dilakukan dengan jelas, terstruktur dan terarah. Selain itu diperlukan kesadaran dan kepahaman yang tinggi mengenai peran masing – masing individu. Jika hal tersebut tidak tercapai, maka akan timbul dampak negatif yang dapat menghambat perkembangan masyarakat. Dampak negatif tersebut diantaraya timbulnya berbagai konflik yang dilatarbelakangi oleh factor kesenjangan sosial. Lebih jauhnya, konflik tersebut dapat memicu perpecahan bangsa ini.
Dampak negatif tersebut dapat kita hindari dengan meminimalisasi pelapisan sosial agar tidak adanya jarak antar masyarakat satu dengan yang lainnya.

Di Indonesia ini antara masyrakat perkotaaut pendapat dan masyarakat pedesaan sangat jelas perbedaanya dan terlihat antara masyrakat kalangan atas dan kalangan biasa yang sehingga dapat dikatrakatakan pelapisan sosialnya cukup tinggi meskipun begitu tidak semua masyrakat perkotaan seperti itu ada di antaranya antara masyrakat perkotaan dengan peesaan terjalin hubungan yang baik. Namun menurut pendapat saya di Indonesia ini kurang begitu terjalin hubungan simbiosis mutualisme yang baik terhadap masyarakat yang sehingga masih ada yang dinamakan masyrakat kelas atas dan bawah yang membuat hubungan itu tidak terjalin dengan baik  

Read More …

Kamis, 22 Desember 2011

PEMUDA DAN SOSIALISASI

Kepemudaan adalah suatu organisasi yang dirancang bagi kaum pemuda untuk mengembangkan dan mengatur suatu organisasi baik di daerahnya..

Dari berbagai kepemudaan ada beberapa organisasi kepemudaan sebagai contoh
karang taruna
Karang taruna  khususnya di daerah Kuningan  Jawa Barat adalah suatu organisasi kepemudaan yang seluruh kegiatan di suatu daerah itu di pegang oleh pemuda.

Pengalaman saya sebagai Pemuda dan Warga Negara adalah dengan mengikuti organisasi di dalam suatu daerah itu dan juga ikut berperan aktif dalam kegiatan sosialisasi seperti ikut dalam adanya kegiatan kerja bakti dll

sehingga saya rasa insya allah bisa dapat berguna bagi warga dan negara

Read More …

Jumat, 02 Desember 2011

SEBUAH KELUARGA YANG IDEAL

ASSLAMUALAIKUM

Saya akan sedikit membahas bagaimana dan seperti apa keluarga ideal itu

menurut saya suatu keluarga yang ideal adalah keluarga yang mampu berinteraksi bersama masyarakat saling memahami satu sama lain. Dalam hal ini kita bisa contohkan di keluarga kita sendiri.

Saya akan bercerita sedikit tentang keluarga saya
  Saya anak pertama dari 3 bersaudara bapa dan ibu saya adalah seorang guru yang mengajar di salah satu sekolah negri yang dapat di katakan paling baik adik saya yang pertama sekarang berada di kelas 3 SMP sementara adik saya yang terakhir baru meginjak bangku SD lebih tepatnya kelas 5, dan saya sendiri telah kuliah di salah satu universitas terbaik di jakarta meskipun itu swasta tpi berada di peringka 7 terbaik di indonesia....
Menurut saya keluarga saya adalah keluarga yang ideal karena mereka bisa saling mengisi satu sama lain..
bapa dan ibu mengajarkan satu hal kita harus mempunyai 561
apa arti 561???
561 adalah iman,islam,dan ikhsan...jika kita telah memiliki itu maka insya allah hidup kita akan serasa tentram dan damai..dan juga peran orang tua dan lingkungan pun mempengaruhi suatu apakah keluarga itu ideal atau tidak....dan juga sebuah kelurga ideal adalah sebuah kelurga yang sesama saudara harus terjalin sebuah silaturahmi yang baik karena jika tali silaturahmi terputus maka amalan kita selama ini akan terasa hampa...
ini beberapa foto yang membuktikan sebagai keluarga yg ideal.....













Read More …

CIRI KHAS BUDAYA KUNINGAN

Sebagai wilayah yang berada di daerah Priangan timur, kabupaten Kuningan kaya akan seni budaya Sunda yang khas, berbeda dari wilayah Sunda bagian barat. Berikut adalah seni budaya yang berkembang ditengah-tengah masyarakat Kabupaten Kuningan:

Tabel Seni dan Budaya di wilayah Kabupaten Kuningan
NoJenis Seni Budaya TradisionalLokasi
1Cingcowong,Upacara minta hujanKecamatan Luragung, Kuningan
2SintrenKecamatan Cibingbin, Kuningan
3Goong RentengKelurahan Sukamulya
4TayubanKecamatan Ciniru, Kuningan
5Pesta DadungKecamatan Subang, Kuningan
6Gembyung Terbangan
7Sandiwara Rakyat
8Wayang Golek
9Kuda Lumping
10ReogDesa Cengal
11Calung
12Tradisi Kawin CaiKecamatan Jalaksana, Kuningan

http://http://id.wikipedia.org/wiki/Kabupaten_Kuningan

Dari semua seni budaya itu yang terkenal adalah cingcowong dan sintren..

Cingcowong sendiri adalah upacara yang dilakukan oleh orang jaman dahulu untuk meminta hujan..

Perlengkpan 
peralatan yang dipakai untuk upacara yaitu :
  • Satu buah Taraje
  • satu buah samak /Tikar
  • Boneka Cingcowong yang terbuat dari batok kelapa yang dilukis menjadi Putri cantik dengan badan terbuat dari Rangkaian bamboo yang diberi Baju dan sampur serta diberi kalung yang terbuat dari bunga melati

PEMAIN
Cingcowong ini dimainkan oleh :
  • Satu orang (Pemandu upacara )
  • 2 orang pemegang sampur ketiaka digerakan (gerakan mirip jaelangkung )
  • 2 orang pemain/penabuh buyung yang dipukul pleh kipas/hihid dan satu orangnya lagi memainkan alat musik ceneng yang terbuat dari bahan kuningan property pendukung lainya yaitu :Berupa sesajen seperti menyan,kaca,sisir,ember.

Sementara sintren adalah Kesenian Sintren dikenal sebagai tarian dengan aroma mistis/magis yang bersumber dari cerita cinta kasih Sulasih dengan Sulandono. 
Sintren diperankan seorang gadis yang masih suci, dibantu oleh pawang dengan diiringi gending 6 orang. Dalam perkembangannya tari sintren sebagai hiburan budaya, kemudian dilengkapi dengan penari pendamping dan bodor (lawak).
Dalam permainan kesenian rakyat pun Dewi Lanjar berpengaruh antara lain dalam permainan Sintren, si pawang (dalang) sering mengundang Roh Dewi Lanjar untuk masuk ke dalam permainan Sintren. Bila, roh Dewi Lanjar berhasil diundang, maka penari Sintren akan terlihat lebih cantik dan membawakan tarian lebih lincah dan mempesona.

dan kita sebagai bangsa indonesia termasuk saya sendiri harus selalu menjaga dan melestralikan budaya dan seni tersebut...

PENULIS : MUHAMMAD IQBAL MUDZAKIR

Read More …

PENDUDUK DAN MASYARAKAT KUNINGAN

ASSALAMUALAIKUM

Saya akan  menjeaskan sedikit tentang penduduk dan masyarakat di daerah saya yaitu kuningan
di daerah saya tepatnya di KUNINGAN Jawa Barat
PENDUDUK
penduduk dan masyarakatnya sangat ramah dan sopan terhadap sesama
menurut data yang saya dapatkan dari google
Penduduk Kabupaten Kuningan Tahun 2011 Menurut Hasil Suseda sebanyak 1.102.354 orang dengan Laju Pertumbuhan Penduduk (LPP) sebesar 1,17% pertahun. Penduduk laki-laki sebanyak 549.118 orang dan penduduk perempuan sebanyak 553.236 orang dengan sex ratio sebesar 99,3 % artinya jumlah penduduk perempuan lebih banyak dibanding penduduk laki-laki. Diperkirakan hampir 25% penduduk kuninganbersifat comuter, mereka banyak yang bermigrasi ke kota-kota besar seperti jakarta,bandung,yogyakarta dan sebagainya.


MASYRAKAT
Masyarakat di kuningan jawa barat pada umumumnya beragama muslim namun begitu bagi yang non muslim pun masih bisa hidup rukun dan damai tidak ada perselisihan atau semacam bentrok sebagainya...
dari segi  bahasa kuningan memiliki bahasa yaitu sunda,bahasa yang kalo kata orang bilang itu bahasa paling baik dan paling teratur...namunn d kuningan sunda yang di pakai agak terlalu kasar sehingga bahasa di daerah saya agak sedikit kurang baik namun begitu masyarkat di daerah saya tetap ramah dan sopan


Inilah gambar yang saya dpatkan tentang penduduk dan masyarakat di kota kunningan








Read More …

Minggu, 06 November 2011

WARGA DAN NEGARA


Pada waktu sebelum terbentuknya Negara, setiap individu mempunyai kebebasan penuh utnuk melaksanakan keinginannya. Dalam keadaan dimana manusia di dunia masih sedikit hal ini isa berlangsung tetapi dengan makin banyaknya manusia berarti akan semakin sering terjadi persinggungan dan bentrokan antara individu satu dengan lainnya. Pada saat itulah manusia merasakan perlunya ada suatu kekuasaan yang mengatur kehidupan individu-individu pada suatu Negara.

Masalah warganegara dan engara perlu dikaji lebih jauh, mengingat demokrasi yang ingin ditegakkan adalah demokrasi berdasarkan Pancasila. Aspek yang terkandugn dalam demokrasi Pancasila antara lain ialah adanya kaidah yang mengikat Negara dan warganegara dalam bertindak dan menyelenggarakan hak dan kewajiban serta wewenangnya. Secara material ialah mengakui harkat dan marabat manusia sebagai mahluk Tuhan, yang menghendaki pemerintahan untuk membahagiakannya, dan memanusiakan waganegara dalam masyarakat Negara dan masyarakat bangsa-bangsa.

Negara, Warga Negara, dan Hukum

Negara merupakan alat (agency) atau wewenang (authory) yagn mengatur atau mengendalikan persoalan-persoalan bersama atas nama masyarakat. Oleh karena itu Negara mempunyai dua tugas yaitu :

1. mengatur dan mengendalikan gejala-gejala kekuasaan yang asosial, artinya yang bertentangan satu sama lain supaya tidak menjadi antagonisme yang membahayakan
2. mengorganisasi dan mengintegrasikan kegiatan manusia dan golongan-golongan kearah tercapainya tujuan-tujuan dari masyarakat seluruhny atau tujuan sosial.

Pengendalian ini dilakukan berdasarkan hukum dan dengan peraturan pemerintah beserta lembaga-lembaganya. Hukum yang mengatur kehidupan masyarakat dan nyata berlaku dalam masyarakat disebut hukum positif. Istilah “hukum positif” dimaksudkan untuk menandai diferensiasi, dan hukum terhadap kaidah-kaidah lain dalam masyarakat tampil lebih jelas, tegas, dan didukung oleh perlengkapan yang cukup agar diikuti anggota masyarakat.

Hukum adalah himpunan peraturan-peraturan (perintah-perintah atau larangan-larangan) yang mengurus tata tertib alam hukum masyarakat dan karena itu harus ditaati oleh masyarakat.

Ciri-ciri dan sifat hukum

Ciri hukum adalah :

- adanya perintah atau larangan

- perintah atau larangan itu harus dipatuhi oleh setiap masyarakat

Sumber-sumber hukum

Sumber hukum ialah sesuatu yang menimbulkan aturan-aturan yang mempunyai kekuatan yang memaksa, yang kalau dilanggar dapat mengakibatkan sangsi yang tegas dan nyata. Sumber hokum material dapat ditinjau dari berbagai sudut, misalnya sudut politik, sejarah, ekonomi dan lain-lain.

Sumber hokum formal antara lain :

1. undang-undang (statue); ialah suatu peraturan Negara yang mempunyai kekuasaan hokum yang mengikat, diadakan dan dipelihara oleh penguasa Negara
2. Kebiasaan (costun ); ialah perbuatan manusia yang tetap dilakukan berulang-ulang dalam hal yang sama dan diterima oleh masyarakat. Sehingga tindakan yang berlawanan dianggap sebagai pelanggaran perasaan hokum.
3. keputusan hakim (Yurisprudensi); ialah keputusan terdahulu yang sering dijadikan dasar keputusan hakim kemudian mengenai masalah yang sama
4. traktaat ( treaty); ialah perjanjian antara dua orang atau lebih mengenai sesuatu hal, sehingga masing-masing pihak yang bersangkutan terikat dengan isi perjanjian tersebut
5. pendapat sarjan hukum; ialah pendapat para sarjana yang sering dikutip para hakim dalam menyelesaikan suatu masalah

Pembagian hukum

1. menurut "sumbernya" hukum dibagi dalam :

- hukum undang-undang, yaitu hokum yang tercantum dalam peraturan perundang-undangan

- hukum kebiasaan, yaitu hukum yang terletak pada kebisaan (adapt)

- hukum Traktaat, hukum yang diterapkan oleh Negara-negara dalam suatu perjanjian antar negara

- hukum Yurisprudensi, hukum yaitu yang terbentuk karena keputusan hakim

2. menurut "bentuknya" hukum dibagi dalam

- hukum tertulis, yang terbagi atas
1. hukum tertulis yang dikodifikasikan ialah hukum tertulis yang telah dibukukan jenis-jenisnya dalam kitab undang-undang secara sistematis dan lengkap.
2. hukum Tertulis tak dikodifikasikan

- hukum tak tertulis

3. Menurut "tempat berlakunya" hukum dibagi dalam :

- hukum nasional ialah hukum dalam suatu Negara

- hukum Internasional ialah hukum yang mengatur hubungan internasional

- hukum Asing ialah hukum dalam negala lain

- hukum Gereja ialah norma gereja yang ditetapkan untuk anggota-anggotanya

4. Menurut "waktu berlakunya" hukum dibagi dalam :

- Ius constitum (hukum positif) ialah hukum yang berlaku sekarang bagi suatu masyarakat tertentu dalam suatu daerah tertentu.

- Ius constituendem ialah hukum yang diharapkan akan berlaku di waktu yang akan dating

- hukum Asasi (hukum alam ) ialah hukum yang berlaku dalam segala bangsa di dunia

5. menurut "cara mempertahankannya" hukum dibagi dalam :

- hukum material ialah hukum yang memuat peraturan yang mengatur kepentingan dan hubungan yang berwujud perintah – perintah dan larangan-larangan

- hukum Formal (hukum proses atau hukum acara ) ialah hukum yang memuat peraturan yagn mengatur bagaimana cara-cara melaksanakan dan mempertahankan hukum material atau peraturan yang mengatur bagaimana cara-caranya mengajukan sesuatu perkara ke muka pengadilan dan bagaimana caranya hakim memberi keputusan

6. menurut "sifatnya" hukum dibagi dalam :

- hukum yang memaksa ialah hukum yang dalam keadaan bagaimana harus dan mempunya paksaan mutlak.

- hukum Yang mengatur (pelengkap) ialah hukum yang dapat dikesampingkan, apabila pihak yang bersangkutan telah membuat peraturan sendiri dalam perjanjian

7. menurut "wujudnya" hukum dibagi dalam :

- hukum obyektif ialah hukum dalam suatu Negara yang berlaku umum dan tidak mengenai orang lain atau golongan tertentu.

- hukum Subyektif ialah hukum yang timbul dari hubungan obyektif dan berlaku terhadap seseorang tertentu atau lebih. Kedua jenis hukum ini jarang digunakan

8. maenurut "isinya" hukum dibagi dalam :

- hukum privat (hukum sipil ) ialah hukum yang mengatur hubungan antara orang yang satu dengan yang lainnya, dan menitikberatkan pada kepentingan perseorangan

- hukum public (hukum Negara ) ialah hukum yang mengatur hubungan antara Negara dan warganegaranya




Negara

Negara merupakan alat dari masyarakat yang mempunyai kekuasaan untuk mengatur hubungan mansia dalam masyarakat, Negara mempunyai 2 tugas utama yaitu :
1. mengatur dan menertibkan gejala-gejala kekuasaan dalam masyarakat yang bertentangan satu dengan lainnya
2. mengatur dan menyatukan kegiatan-kegiatan manusia dan golongan untuk menciptakan tujuan besama yang disesuaikan dan diarakan pada tujuan Negara.

Sifat Negara

1. sifat memaksa, artinya Negara mempunyai kekuasaan untuk menggunakan kekerasan fisik secara legal agar tercapai ketertiban dalam masyarakat dan mencegah timbulnya anarkhi
2. sifat monopoli, artinya Negara mempunyai hak kuasa tunggal dan menetapkan tujuan bersama dari masyarakat
3. sifat mencakup semua, artinya semua peraturan perundangan mengenai semua orang tanpa terkecuali.

Bentuk Negara

1. Negara kesatuan (unitarisem) adalah suatu Negara yang merdeka dan berdaulat, dimana kekuasaan untuk mengurus seluruh pemerintahan dalam Negara itu ada pada pusat

- Negara kesatuan dengan sistem sentralisasi. Didalam sistem ini, segala sesuatu dalam Negara langsung diatur dan diurus pemerintah pusat.

- Negara kesatuan dengan sistem desentralisasi. Didalam Negara ini daerah diberi kewenangan untuk mengatur dan mengurus rumah tangganya sendiri

2. Negara serikat ( federasi) adalah Negara yang terjadi dari penggabungan beberapa Negara yang semua berdiri sendiri sebagai Negara yang merdeka, berdaulat, kedalam suatu ikatan kerjasa yang efektif untuk melaksanakan urusan secara bersama

Bentuk kenegaraan yang kita kenal :

1. Negara dominion
2. Negara uni
3. Negara protectoral

Unsur-unusr Negara :

1. harus ada wilayahnya
2. harus ada rakyatnya
3. harus ada pemerintahnya
4. harus ada tujuannya
5. harus ada kedaulatan



Tujuan Negara


1. Perluasan kekuasaan semata
2. Perluasan kekuasaan untuk mencapai tujuan lain
3. Penyelenggaraan ketertiban umum
4. Penyelenggaraan kesejahteraan Umum

Sifat-sifat kedaulatan :

1. Permanen
2. Absolut
3. Tidak terbagi-bagi
4. Tidak terbatas

Sumber kedaulatan :


1. Teori kedaulatan Tuhan
2. Teori kedaulatna Negara
3. Teori kedaulatn Rakyat
4. Teori kedaulatan hukum
5. google materi



Read More …

PEMUDA DAN SOSIALISASI


Pengertian Pemuda.

Masa remaja adalah masa tarnsisi dan secara psikologis sangat problematis , masa ini memungkinkan mereka berada dalm anomi (keadaan tanpa norma atau hukum , red) , akibat kontradiksi norma maupun orientasi mendua.
Dalam keadaan demikian , seringkali muncul perilaku menyimpang atau kecendrungan melakukan pelnggaran . kondisi ini juga memungkinkan mereka menjadi sasaran pengaruh media massa.

PERAN MEDIA MASSA
ciri-ciri menyebabkan kecendrungan remaja melahap begitu saja arus informasi yang serasi dengan selera dan keinginan sebagai penapis informasi atau pemberi rekomendasi terhadap peasn-pesan yang di terima kini tidak berfungsi sebagai sediakala.

PERLU DIKEMBANGKAN :
Dari artikel terseut dapat disimpulkan bahwa masalh kepemudaan dapat di tinjau adri asumsi yaitu :
1.penghayatan mengenai proses perkembangan bukan sebagai suatu kontinum yang sambung tetapi fragmentaris , terpecah-pecah , dan setiap fargmen mempunyai artinya sendiri-sendiri.
2.posisi pemuda dalam arah kehidupan itu sendiri .tafsiran-tafsiarn klasik didasarkan pada anggapan bahwa kehidupan mempunyai pola yang banyak sedikitnya.

PEMUDA DAN IDENTITAS
Pemuda adalah suatu generasi yang dipundaknya terbebani bermacam-macam harapan , terutama dari generasi lainya.hal ini dapt dimengerti karena pemuda diharapkan sebagai generasi penerus , generasi yang harus mengisi dan melangsungkan estafet pembangunan secara terus menerus.

POTENSI-POTENSI PEMUDA
a.Idealis dan daya kritis : secara sosiologis generasi muda belum mapan dalam tatanan yang ada , maka ia dapat melihat kekurangan-kekurangan dalam tatanan dan secara wajar mampu mencari gagasan baru.
b.dinamika dan kreatifitas.
c.keberanian mengambil resiko
d.optimis dan kegairahan semangat
e.sikap kemandirian dan disiplin murni
f.terdidik
g.keanekaragaman dalam persatuan dan kesatuan.
h.patriotismedan nasionalisme
i.sikpa kesatria
j.kemampuan kekuasaan ilmu dan teknologi.

Studi Kasus :
Pemuda adalah seseorang yang berpikir bahwa segala hal harus berubah menjadi lebih baik, namun mengetahui bahwa dirinyalah yang harus lebih dulu diubah. Pemuda adalah seseorang yang berpikir bahwa tidak ada yang tidak bisa ia lakukan demi sebuah perubahan kearah yang lebih baik. Pemuda adalah seseorang yang tahu bahwa dipundaknyalah tugas menjaga diri, keluarga, kampung halaman, negara dan agama diletakkan. Tetapi diatas semua itu, Pemuda adalah seseorang yang bertindak dengan penuh kesadaran dan tanggung jawab dalam melaksanakan itu semua. Karena jika hanya berada di tataran pemikiran tanpa dilanjutkan dengan tindakan atau karya nyata maka dunia tidak akan berubah.
-Pengertian Sosialisasi.

S
osialisasi diartikan sebagai sebuah proses seumur hidup bagaimana seorang individu mempelajari kebiasaan-kebiasaan yang meliputi cara-cara hidup, nilai-nilai, dan norma-norma social yang terdapat dalam masyarakat agar dapat diterima oleh masyarakatnya. Berikut pengertian sosialisasi menurut para ahli
a. Keluarga
Pertama-tama yang dikenal oleh anak-anak adalah ibunya, bapaknya dan saudara-saudaranya.
b. Sekolah
    Pendidikan di sekolah merupakan wahana sosialisasi sekunder dan merupakan tempat berlangsungnya proses sosialisasi secara formal.
c. Teman bermain (kelompok bermain)
    Kelompok bermain mempunyai pengaruh besar dan berperan kuat dalam pembentukan kepribadian anak. Dalam kelompok bermain anak akan belajar bersosialisasi dengan teman sebayanya.
d. Media Massa
    Media massa seperti media cetak, (surat kabar, majalah, tabloid) maupun media elektronik (televisi, radio, film dan video). Besarnya pengaruh media massa sangat tergantung pada kualitas dan frekuensi pesan yang disampaikan.
e. Lingkungan kerja
    Lingkungan kerja merupakan media sosialisasi yang terakhir cukup kuat, dan efektif mempengaruhi pembentukan kepribadian seseorang.
Studi Kasus :
Proses sosialisasi banyak ditentukan oleh susunan kebudayaan dan lingkungan sosial yang bersangkutan. Berbeda dengan inkulturasi yang mementingkan nilai-nilai dan norma-norma kebudayaan dalam jiwa individu, sosialisasi dititik beratkan pada soal individu dalam kelompok melalui pendidikan dan perkembangannya. Oleh karena itu proses sosialisasi melahirkan kedirian dan kepribadian seseorang. Kedirian (self) sebagai suatu produk sosialisasi, merupakan kesadaran terhadap diri sendiri dan memandang adanya pribadi orang lain di luar dirinya. Kesadaran terhadap diri sendiri membuat timbulnya sebutan “aku” atau “saya” sebagai kedirian subyektif yang sulit dipelajari.

http://yanezzcihuy.wordpress.com/2010/10/23/pengertian-sosialisasi-tugas-isd-kel-1/
             PROSES SOSIALISASI.

Melalui proses sosialisasi, seseorang akan terwarnai cara berpikir dan kebiasaan-kebiasaan hidupnya. Dengan demikian, tingkah laku seseorang akan dapat diramalkan. Dengan proses sosialisasi, seseorang menajdi tahu bagaimana ia mesti bertingkah laku di tengah-tengah masyarakat dan lingkungan budayanya. Dari keadaan tidak atau belum tersosialisasi, menjadi manusia masyarakat dan beradab. Kedirian dan kepribadian melalui proses sosialisasi dapat terbentuk. Dalam hal ini sosialisasi diartikan sebagai proses yang membantu individu melalui belajar dan menyesuaikan diri, bagaimana cara hidup dan bagaimana cara berpikir kelompoknya agar dapat berperan dan berfungsi dalam kelompoknya. Sosialisasi merupakan salah satu proses belajar kebudayaan dari anggota masyarakat dan hubungannya dengan sistem sosial.

Proses sosialisasi banyak ditentukan oleh susunan kebudayaan dan lingkungan sosial yang bersangkutan. Berbeda dengan inkulturasi yang mementingkan nilai-nilai dan norma-norma kebudayaan dalam jiwa individu, sosialisasi dititik beratkan pada soal individu dalam kelompok melalui pendidikan dan perkembangannya. Oleh karena itu proses sosialisasi melahirkan kedirian dan kepribadian seseorang. Kedirian (self) sebagai suatu produk sosialisasi, merupakan kesadaran terhadap diri sendiri dan memandang adanya pribadi orang lain di luar dirinya. Kesadaran terhadap diri sendiri membuat timbulnya sebutan “aku” atau “saya” sebagai kedirian subyektif yang sulit dipelajari. Asal mula timbulnya kedirian :

1.       Dalam proses sosialisasi mendapat bayangan dirinya, yaitu setelah memperhatikan cara orang lain memandang dan memperlakukan dirinya.
2.       Dalam proses sosialisasi juga membentuk kedirian yang ideal. Orang bersangkutan mengetahui dengan pasti apa-apa yang harus ia lakukan agar memperoleh penghargaan dari orang lain. Bentuk-bentuk kedirian ini berguna dalam meningkatkan ketaatan anak terhadap norma-norma sosial.

Thomas Ford Hoult, menyebutkan bahwa proses sosialisasi adalah proses belajar individu untuk bertingkah laku sesuai dengan standar yang terdapat dalam kebudayaan masyarakatnya. Menurut R.S. Lazarus, proses sosialisasi adalah proses akomodasi, dengan mana individu menghambat atau mengubah impuls-impuls sesuai dengan tekanan lingkungan, dan mengembangkan pola-pola nilai dan tingkah laku-tingkah laku yang baru yang sesuai dengan kebudayaan masyarakat.


peranan sosial mahasiswa dan pemuda 
  di masyarakat.
        Mahasiswa harus menumbuhkan jiwa-jiwa sosial yang dalam atau dengan kata lain solidaritas sosial. Solidaritas yang tidak dibatasi oleh sekat sekat kelompok, namun solidaritas sosial yang universal secara menyeluruh serta dapat melepaskan keangkuhan dan kesombongan. Mahasiswa tidak bisa melihat penderitaan orang lain, tidak bisa melihat penderitan rakyat, tidak bisa melihat adanya kaum tertindas dan di biarkan begitu saja. Mahasiswa dengan sifat kasih dan sayangnya turun dan memberikan bantuan baik moril maupun materil bagi siapa saja yang memerlukannya.

 Selaku Pemuda kita dituntut aktif dalam kegiatan-kegiatan masyarakat, sosialisasi dengan warga sekitar. Kehadiran pemuda sangat dinantikan untuk menyokong perubahan dan pembaharuan bagi masyarakat dan negara. Aksi reformasi disemua bidang adalah agenda pemuda kearah masyarakat madani. Reformasi tidak mungkin dilakukan oleh orang tua dan anak-anak.

Pendapat/opini:
        Kita sebagai mahasiswa atau pemuda harus bisa bersosialisasi dalam masyarakat dan mampu memberikan contoh yang baik untuk masyarakat. Dan mampu menyalurkan aspirasi rakyat kepada pemerintah, tetapi tidak dengan cara yang anarkis. Kini perananan tersebut sudah menurun drastis, karena pemuda sekarang lebih suka dengan kesenangan dan selalu mementingkan diri sendiri.

Sumber:


Read More …
 

Follow This Blog

Copyright © 2010 - All right reserved | Template design by Mas-Kas | Published by Templates Blog Gratis
Proudly powered by Blogger.com | Best view on mozilla, internet explore, google crome and opera.